Mabuklah jiwaku bertalu Umpama awan dan langit dijelma simbol rindu Fana?; angin tak tercipta Lembarkan hari-hari tertulis duka Ilhami jiwa-jiwa berdosa Hangati kala jasad terlena Amboi, sukmamu telah bersembunyi dibalik tulang rusukku Hawa dan Adam perumpaanku.
Nama penaku Ajiez Mulya adalah seorang Santri yang lagi terkontaminasi oleh keadaan sekitar dan mencoba (selalu berusaha) untuk menjadi lebih dewasa lagi
0 komentar:
Poskan Komentar